olen ajatellut..

bhubung hari ini lagi ga masuk (again?!? tenang, kali ini gue sakit beneran kok, hix hix..), gue jadi berpikir ttg banyak hal..em, 2 hal deng, haha (buat org sakit, 2 hal ini termasuk banyak).

on loving your home country
sering gue baca (terutama blakangan ini, entah kenapa) blog2 org lain ttg betapa mereka ga suka Indonesia yg bgini, bgitu, org2nya males, apa lah. don’t get me wrong, waktu gue masih tinggal di Indonesia, gue pun berpikir hal yg sama.

but you know how it is..once you’re far from something, THEN you’ll realize how meaningful/lovely that thing used to be (or still is, in this case).

gue, yg tadinya suka banget ngritik negeri sndiri (baik dalem hati maupun pas ngobrol sama seseorang), tau2 jadi duta Indonesia bagi temen2 sekelas & keluarga suami. ga berarti gue jadi ngomongin yg bagus2 doang, tentu saja gue crita dgn jujur, yg bagus dan yg jelek dari negeri kami tercinta ituwh.
tapi semua org yg gue critain itu slalu kagum dgn apa yg gue critain ttg Indonesia, dan klo emg ada yg jelek, mereka turut prihatin dan bahkan kadang bisa lebih mengerti kenapa hal jelek itu terjadi dibandingin kita org Indonesia asli yg “bisanya cuman ngritik org lain” (termasuk gue sndiri maksutnya, haha!).

bottom line is, tnyata kepindahan gue ke negeri antah berantah ini justru membuka mata gue untuk bisa melihat negara asal gue sndiri dgn lebih obyektif. bukan cuma soal kangen makanannya yg enak2, and the fact that there is no winter there or whatever..but also about the education, language, culture, and even the government.

so to those people living in Indonesia, lighten up a bit! it’s not bad or even embarassing to be Indonesian! so there are people there stealing someone else’s work, so what? so there are people there who keep lying to other people, so what? there are many other countries in the whole wide world whose people is doing the exact same thing, so no, Indonesia is not the worst of them all, let me tell you that!

and if you really want to make a difference, then rather than criticizing, why don’t you take the GOOD parts of Indonesia and SHARE it to the others? lebih baik kan, dibanding slalu nulis yg negatif soal Indonesia/org2nya di blog sndiri? you have the power to tell the whole world about the country that you’ve been raised in, whose name you will bear for the rest of your life, why do you have to use that power to bring the bad ones up?

skarang, skadar info…pada tau Barack Obama kan? salah satu calon presiden US itu tuwh…
nah, did you know that he was raised in Indonesia as a kid? that should tell you something about how the Indonesian education is, hehehe! for more info about this, read last week’s Time Magazine!

satu info lagi, does anyone know of the playstation 3 game called Uncharted: Drake’s Fortune? aside from it having incredible graphic (which since the beginning had already reminded me & Antti of Indonesia) and story, it has another surprise..tau2 mereka berbicara bahasa Indonesia! belom ketauan juga apa emg critanya terjadi di Indonesia apa org2nya aja yg critanya org Indo, tapi yg pasti there’s a lot of swearings in Indonesian language in this game! LOL…dari doggy (i’m sure you know what i mean) sampe kunyuk ada, tak lupa juga “hei bule!” (bhubung si tokoh utamanya dari Amrik, spertinya) ..ayo dipilih dipilih, mau yg mana?

on the lost heritage of Java
kali ini gue heran..knapa di internet gue ga bisa nemu info lengkap soal batik??

oh ya, lupa bilang..i wasn’t (and still am not) a big fan of batik myself, for some reason. tentu saja menurut gue batik tuh bagus dan menawan (hohoh!), tapi gue ga bgitu suka aja pake baju batik.

having said that (ala Simon Cowell), i know how exotic and special batik is in the eye of other people..especially other people from non-Asian countries.

which is why i decided to do that little presentation of mine (which is to be presented next week, eeeeeeeek!!) on batik. Indonesian batik, that is…or rather, Javanese batik.

no, i’m not an expert in batik, but i’ve gathered enough infos from the net about this, and have some batik clothings myself to add to my presentation later. cumaaaa….masih belom nemu satu hal: sbenernya ada brapa jenis batik di sluruh dunia sih?!??! ato di sluruh Jawa deh (loh kok jauh amat perbandingannya)…

gile, gue nyari di internet sampe jenggotan ga nemu2 dan lebih anehnya lagi (well, aneh but it figures *rolls eyes*) kok ya di internet malah banyakan org Malaysia yg punya info soal batik dibandingin wong Jowo?? hmm..(baca point #1 di atas soal apa yg kbanyakan org Indo tulis di blog mereka masing2).

seinget gue dulu di Ulen Sentalu (museum di Yogya) ada yg namanya batik truntum buat org nikah lah, trus bhubung gue sndiri punya, gue juga inget sama yg namanya batik pekalongan. gue ga ngerti deh, cara pembagian jenis2 batik tuh diliat dari motifnya, apa dari cara pembuatan aja (cap, tulis, ikat?), or WHAT?!?!? it’s stressing me out now, apalagi hari H sudah semakin dekattttt, oh nooooo…

klo ada yg tau soal jenis2 batik ato tau alamat website di mana ada info ttg ini, mohon bagikan pada saya yaaaahhh…(Elz, mungkin lo tau, bhubung pernah les mbatik?? )
c’mon, now is your chance to promote Indonesia (the good parts) to other people from around the world, lalalala!!

kiitos paljon avusta!

Advertisements

6 thoughts on “olen ajatellut..

  1. Salam kenal ya Puni. Namanya cantik dan unik.Meng ngemeng, OLEN AJATELLUT artinya apa?Mengenai BATIK, saya beri penjelesan sependek pengetahuan saya ya. Kebetulan saya hobi membatik, dan keinginan untuk membatik sudah dari sejak lulus sekolah. Berhubung nggak gableg duit dan sekolah mahal, terpendamlah itu cita2 sampai ber- tahun2 kemudian bisa terwujud. Halah…lama nian. Kalau tidak berkeberatan, silakan berkunjung ke rumah maya saya di enkoos.multiply.com. Ada beberapa postingan yang bercerita tentang batik dan presentasi tentang Indonesia.Eh, balik ke BATIK tadi ya.Batik adalah seni kain yang sangat kuno, umurnya sudah ribuan tahun. Indonesia sebagai melting pot dari banyak bangsa, tentunya berdampak pada segala bidang. Contohnya makanan. Ada berapa macam budaya yang nge blend disitu? Portugis ada, Chinese ada, Arab, India, Belanda. Macem macem dah.Begitu juga untuk batiknya. Seni batik di Indonesia dibawa oleh pengaruh India, Cina, Arab ratusan atau mungkin bahkan ribuan tahun yang silam. Pakem yang klasik adalah batik Solo dan Jogjakarta. Diluar dua kota tersebut disebut pesisiran. Batik Solo dan Jogjakarta terdokumentasi dengan baik dan terawat karena terlindungi oleh keraton. Motif2 tertentu hanya dipakai oleh kalangan keraton. Jaman peperangan, banyak orang2 mengungsi ke beberapa kota, termasuk diantaranya para pegawai keraton. Mereka menyebar ke Tulungagung, Ponorogo, Trenggalek. Jejak2nya terlihat melalui motif2 batik di kota2 tersebut yang masih terpengaruh oleh Solo dan Jogjakarta. Kota2 di Jawa Timur tersebut, sentra2 batiknya sudah mulai ngos ngosan, bahkan di beberapa tempat sudah lama pingsan nggak bangun bangun. Tergilas oleh murahnya kain printing yang bermotif batik. Bagaimanapun juga, batik adalah seni kerajinan tangan, bukan produksi masal. Pembuatannya melibatkan imajinasi dan kesabaran. Batik Pekalongan yang termasuk batik pesisir, motifnya sangat beragam. Sayang tidak terdokumentasi dengan baik, karena sifat awalnya murni untuk berdagang. Letak Pekalongan yang beada di pantai, sangat menunjang untuk perdagangan sejak dahulu kala. Orang2 Pekalongan menurut saya sangat kreatif. Yang menemukan serat nanas pertama kali adalah orang Pekalongan. Batik di atas bermacam macam jenis kain sangat mudah ditemukan di Pekalongan. Menurut saya, Pekalongan pantas menyandang kota batik, karena aura batik sudah mulai terasa begitu kita memasuki gerbang kota Pekalongan. Kota2 sekitar Pekalongan juga banyak memiliki motif2 batik yang mengagumkan indahnya. Seperti batik Lasem yang warnanya unik karena dipengaruhi oleh jenis tanahnya. Batik Jepara, batik Semarang. Makin ke Timur ada batik Tuban, batik Bondowoso. Pulau Madura yang mungil itupun, jangan dipandang remeh batik2nya. Ada batik Pamekasan, batik Sumenep, batik Bangkalan. Masing2 memiliki ciri khas motif. Belum lagi di Jawa Barat. Ada batik Cirebon yang sangat terkenal dengan motif MEGA MENDUNG nya. Beberpa daerah di luar Jawa sudah mulai menggeliat membuat motif masing2 seperti batik Jambi, batik Papua dan lain sebagainya. Pulau BALI pun juga memiliki batik sejak lama. Kalau dibagi menurut jenisnya, batik terdiri dari dua golongan yaitu batik cap dan batik tulis. Batik yang diproduksi oleh pabrik kain, tidak termasuk batik, karena produksinya menggunakan mesin. Saya menamakannya kain bermotif batik. Batik cap masih tergolong batik karena melibatkan tangan dalam pembuatannya. Menggunakan cap untuk membentuk motif kemudian proses selanjutanya seperti mencelup warna, melorot (menghilangkan) malam sama persis seperti batik tulis. Beberapa negara yang saya ingat memiliki seni batik adalah Mesir, Afrika (banyak negara di Afrika yang mengerjakan seni batik), India (sudah mulai punah), Cina (mudah mengenali batik dari Cina karena warnanya hanya biru), Vietnam, Selandia Baru. Malaysia enggak punya batik. Karena batik2 mereka didatangkan dari Jawa. Kalaupun ada yg khas mereka, kasar. Nggak ada cita rasa seninya. Menurut saya.Mmmm….apa lagi ya? Japri aja ya, kalau masih memerlukan info lebih lanjut. Insya Allah saya akan membantu dengan sekuat tenaga.Selama berpromosi tentang Indonesia.

  2. heheh … iya juga sih, waktu gue di oz juga, sebenernya makin keliatan sih buruknya indonesia, secara gue liat orang2 oz itu yg sangat disiplin, ga rese ma orang lain, bladibladibladibla … tapi entah kenapa gue tetep seneng jadi orang indo.kalo gue inget indo tuh culturenya bhinneka … bhinekka … ya itulah bineka tunggal ika gitu, seneng aja gitu loh. vive le diffence!btw, gue tau itu gamenya, temen gue ada yg kasih tau gue. hahahaha … di tintin juga ada kan yg ngomong indo2 gitu, apa ya judulnya .. flight something gitu deh.nah, secara elu udah coming out kalo cinta indo, kapan pulang ke indo? XD

  3. enkoos said: OLEN AJATELLUT artinya apa?

    wow, makasih banyak loh atas bantuannya! T___T akhirnya jadi sedikit lebih dalam bisa mengerti soal batik, hehe..oya, salam kenal juga! haha..ntar daku main2 ya ke multiply-nyah!btw olen ajatellut artinya “i’ve been thinking…” dalam bhs Finlandia…dan bahasa Finlandia-nya batik: batiikki 😀 hihihi!

  4. siriuslyelmo said: secara elu udah coming out kalo cinta indo, kapan pulang ke indo? XD

    lol, walopun cinta tapi klo ga ada duitnya gimana dong? ada yg bersedia biayain saya ke Jakarta? 😀 lalala..btw iya Tintin yg flight 714 emg ada bhs Indo-nya (setting-nya juga di Indo bukan?).

  5. Jangan pernah malu jadi orang Indonesia, terus lihat hal yang baik dari bangsa sendiri, dan banyak cerita soal Indonesia kepada orang lain…apa yang kamu lakukan udah patriotik, lho Puni!

  6. Pingback: Matthew Williamson does Indonesian batik | Step Into The Silver Rain

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s