forgive me father for i have sinned..

hehehe, intinya, i want to take back what i said in the previous entry!! (walopun 99% dari org2 yg baca juga ga ngerti apa isinya ya..kecuali yg rajin buka kamus bahasa Finland, hihihi)

memasuki minggu kedua kursus level 2 ini, tnyata mayan juga ni kelas. akhirnya mungkin gue udh bisa merasakan harmonitasnya dgn guru gue yg baru itu. dan ya ampun, dia bener2 sabaaaaaar skali…kadang2 kita cuma dikasih PR mengkopi beberapa kata baru yg ada di buku ke dalam buku tulis kita…buat latian aja, katanya. trus kadang lagi stelah dikasih PR besoknya dia bilang, bagi yg pengen PRnya dipriksa boleh dikumpulin ke dia, klo belom siap ya gpp, lain kali aja dikumpulinnya (duerrrrrrrrr!!!)…ckckck…
tapi walopun begitu, kmaren pas ada tes kecil dan hari ini dibagiin hasilnya, toh smua murid di kelas gue bisa dapet nilai bagus tuh.
heran? tadinya sih iya, tapi..

gue tiba2 teringat sebuah artikel yg pernah dikirim ke gue oleh seorang teman tentang pendidikan di Finlandia.
berikut ini cuplikannya:

Tahukah Anda negara mana yang kualitas pendidikannya menduduki
peringkat pertama di dunia? Kalau Anda tidak tahu, tidak mengapa karena
memang banyak yang tidak tahu bahwa peringkat pertama untuk kualitas
pendidikan adalah Finlandia….

Peringkat I dunia ini diperoleh Finlandia berdasarkan hasil survei
internasional yang komprehensif pada tahun 2003 oleh Organization for

Economic Cooperation and Development (OECD). Tes tersebut dikenal
dengan nama PISA mengukur kemampuan siswa di bidang Sains, Membaca, dan
juga Matematika. Hebatnya, Finlandia bukan hanya unggul secara akademis
tapi juga menunjukkan unggul dalam pendidikan anak-anak lemah mental.
Ringkasnya, Finlandia berhasil membuat semua siswanya cerdas.
Lantas apa kuncinya sehingga Finlandia menjadi Top No 1 dunia?…

Finlandia tidaklah menggenjot siswanya dengan menambah jam-jam belajar,
memberi beban PR tambahan, menerapkan disiplin tentara, atau
memborbardir siswa dengan berbagai tes….

Ternyata kuncinya memang terletak pada kualitas
gurunya. Guru-guru Finlandia boleh dikata adalah guru-guru dengan

kualitas terbaik dengan pelatihan terbaik pula. Profesi guru sendiri
adalah profesi yang sangat dihargai, meski gaji mereka tidaklah
fantastis….

Siswa didorong untuk bekerja secara independen dengan berusaha mencari
sendiri informasi yang mereka butuhkan. Siswa belajar lebih banyak jika
mereka mencari sendiri informasi yang mereka butuhkan. Kita tidak belajar
apa-apa kalau kita tinggal menuliskan apa yang dikatakan oleh guru. Disini
guru tidak mengajar dengan metode ceramah, Kata Tuomas Siltala, salah
seorang siswa sekolah menengah. Suasana sekolah sangat santai dan
fleksibel. Terlalu banyak komando hanya akan menghasilkan rasa tertekan

dan belajar menjadi tidak menyenangkan, sambungnya….

Para guru sangat menghindari kritik terhadap pekerjaan siswa mereka.
Menurut mereka, jika kita mengatakan “Kamu salah” pada siswa, maka hal
tersebut akan membuat siswa malu. Dan jika mereka malu maka ini akan
menghambat mereka dalam belajar. Setiap siswa diperbolehkan melakukan
kesalahan. Mereka hanya diminta membandingkan hasil mereka dengan nilai
sebelumnya, dan tidak dengan siswa lainnya. Jadi tidak ada sistem
ranking-rankingan. Setiap siswa diharapkan agar bangga terhadap dirinya
masing-masing….

Kehebatan sistem pendidikan di Finlandia adalah gabungan antara
kompetensi guru yang tinggi, kesabaran, toleransi dan komitmen pada
keberhasilan melalui tanggung jawab pribadi. Kalau saya gagal dalam

mengajar seorang siswa, kata seorang guru, maka itu berarti ada yang
tidak beres dengan pengajaran saya! Benar-benar ucapan guru yang sangat
bertanggungjawab.

Diambil dari Top of the Class – Fergus Bordewich.”

ternyata skarang gue mengalaminya sndiri. walopun skolah gue ini “cuma” sebuah kursus (yg amatlah intensif, seminggu 5 hari, sehari belajar 6 jam plus 1 jam di rumah buat bikin pr) tapi tetap guru2nya slalu bisa membuat kita merasa bisa belajar dgn rileks (walopun buat gue sih tetep aja stress bo πŸ˜€ kapan sih gue ga stress) tapi tetep pelajarannya masuk ke otak.
setiap sebelom tes, guru2 di skolah gue pasti bilang “tenang aja, tes ini bukan untuk mendapat nilai tertinggi ato memutuskan kamu bakal lulus dari les ini ato ngga, tapi hanya untuk ngeliat sejauh mana kamu bisa mengerti apa yg kita ajarkan. klo nilai kamu di bawah 60% berarti kita yg kurang pintar mengajari kamu.”

well, this entry is dedicated to all those teachers who’ve taught me here so far. terimakasih karena telah berhasil membuat saya bisa ngedumel dalam bahasa Finland!! (yes, i’m proud of that!)
moga2 dalam waktu dekat hasil ajaran kalian bisa membuahkan sebuah pekerjaan bagi diriku di negara asing ini! amin.

(pic taken at Nuuksio, with all the students & teachers from my language course)

Advertisements

12 thoughts on “forgive me father for i have sinned..

  1. hhmmmm buat Pembaca artikel diatas, silahkan di-suara-kan kepada adik, kakak, om, tante, ayah, ibu, teman, sepupu, ipar, siapapun disekeliling-mu yg ber-profesi Guru. gw dan suami (guru) betul2 memaknai artikel ini. Punceeee, THANKS yahh buat artikel-nya!!

  2. Bravo, bravo!! That’s the REAL teacher’s attitude! It will take a looooong time and great effort untuk negeri kita untuk ‘mengejar’ mentality dan sistem seperti itu. Mari kita pikirkan bagaimana dan apa yang bisa kita perbuat untuk memperbaiki keadaan ini. Everything takes time….

  3. omabettyboop said: w dan suami (guru) betul2 memaknai artikel ini. Punceeee, THANKS yahh buat artikel-nya!!

    sama2 Ibeth :)smoga berguna bagi suamimu dalam menjalankan tugasnya! (dan syapa tau lo suatu hari nanti juga jadi guru?? hihihi!!)

  4. niar said: Gue pindahin deh Pun anak2 gue sekolah disana hehehe…

    boleh banget!! ntar pasti mereka malah lebih jago bhs Finland daripada gue, hihihihi!!!ibunya ga ikutan ke sini nih?? πŸ˜‰ huhuhu, kangennnnnn!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s