manget

waktu masih kecil, SD gitu lah, tiap abis pulang skolah (pake bis anter jemput) mamaku pasti menghampiri ke dalam kamar dan bilang “manget yuk”…yg artinya, kedua telapak kakiku yg masih hangat ditempelkan ke perut mamaku, dan manget itu singkatan “mama anget”

saat ini gue bener2 merindukannya (ato merindukan kehangatan??), karna ruangan apartemen gue bener2 dingin, sampe di dalem rumah aja kadang gue mesti pake sarung tangan.
beginilah apartemen murahan, pemanasnya bukan pemanas lantai/listrik, jadi ya angetnya cuma klo lo abis jalan2 di luar yg beku di mana2 trus masuk ke rumah :p

kapan ya, gue bisa punya seseorang yg bisa gue mintain “manget”?? (bukan berarti gue mendambakan punya anak secepat mungkin lho :p cuma emg mendambakan kehangatan, ahiks).
yah, setidaknya gue ga tinggal di rumah ini sendirian & setidaknya (lagi) gue bawa persediaan minyak telon (yg selalu mengingatkanku akan Freya-monyon) buat diusep2 di perut

Advertisements

3 thoughts on “manget

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s